HAI READERS, siapa yang tidak kenal duit alias fulus alias uang. Uang merupakan
suatu benda yang diterima secara umum oleh masyarakat untuk mengukur
nilai, menukar, dan melakukan pembayaran atas pembelian barang dan jasa,
dan pada waktu yang bersamaan bertindak sebagai alat penimbun kekayaan.
Berdasarkan bahan yang digunakan:
Semula, masyarakat memproduksi barang
hanya untuk memenuhi kebutuhan keluarganya, lalu berkembang menjadi
tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan keluarganya tetapi juga untuk
memenuhi kebutuhan orang lain (untuk dijual).
Selanjutnya, terjadilah perdagangan
dengan cara tukar-menukar antara barang dengan barang lain yang
dinamakan barter (pertukaran innatura).
Syarat-syarat barter - Orang-orang yang akan melakukan pertukaran harus memiliki barang yang akan ditukarkan.
- Orang-orang yang akan melakukan pertukaran harus saling membutuhkan barang yang akan dipertukarkan tersebut pada waktu yang sama.
- Barang-barang yang akan dipertukarkan harus mempunyai nilai yang sama.
Karena menghadapi kesulitan dalam
melakukan pertukaran barter, manusia terdorong untuk mencari cara
pertukaran yang lebih mudah. Manusia mulai menggunakan uang barang dalam
melakukan pertukaran. Contoh uang barang yaitu garam, senjata, dan
kulit hewan.
Uang barang memiliki sifat-sifat sebagai berikut:- Digemari oleh masyarakat setempat.
- Jumlahnya terbatas.
- Mempunyai nilai tinggi.
- Sulit dipindahkan.
- Tidak tahan lama.
- Sulit disimpan.
- Nilainya tidak tetap.
- Sulit dibagi tanpa mengurangi nilainya.
- Bersifat lokal.
Kesulitan pertukaran dengan menggunakan
uang barang tersebut mendorong manusia untuk menetapkan benda yang dapat
digunakan sebagai perantara tukar-menukar. Benda yang dianggap cocok
sebagai alat tukarmenukar adalah logam. Pada masa lalu, logam yang
digunakan sebagai uang adalah emas atau perak. Mengapa masyarakat
memilih emas atau perak sebagai alat perantara pertukaran?. Alasannya
sebagai berikut:
- Emas dan perak merupakan barang yang dapat diterima oleh semua anggota masyarakat karena memiliki nilai yang tinggi dan jumlahnya langka.
- Jika dipecah nilainya tetap (tidak berkurang).
- Tahan lama (tidak mudah rusak).
- Jumlahnya sangat terbatas sehingga tidak mudah untuk mencukupi kebutuhan masyarakat akan pertukaran.
- Kandungan emas tiap daerah tidak sama sehingga menyebabkan persediaan emas tidak sama.
Lama kelamaan yang beredar dalam
masyarakat adalah kertas sebagai tanda bukti penyimpanan emas dan perak
tersebut. Di Indonesia, sekarang beredar uang kertas dan uang logam yang
dikeluarkan Bank Indonesia. Kedua jenis uang tersebut memenuhi
syarat-syarat sebagai berikut.
- Dapat Diterima oleh Masyarakat Umum
- Mudah Disimpan dan Nilainya Tetap
- Mudah Dibawa ke Mana-mana
- Mudah Dibagi Tanpa Mengurangi Nilai
- Jumlahnya Terbatas Sehingga Tetap Berharga
- Ada Jaminan
Hampir semua negara di dunia
mengeluarkan uang kertas. Penggunaan uang kertas mempunyai berbagai
keuntungan dan kerugian. Keuntungan penggunaan uang kertas adalah
sebagai berikut:
- Ongkos bahan dan pembuatan murah.
- Mudah dibawa.
- Terkadang mudah dipalsukan.
- Tidak tahan lama.
Berdasarkan bahan yang digunakan:
- Uang logam
- Uang kertas
- Uang kartal (kepercayaan) yaitu uang yang dikeluarkan oleh negara berdasarkan undang-undang dan berlaku sebagai alat pembayaran yang sah. Uang kartal di negara kita terdiri atas uang logam dan uang kertas.
- Uang giral (simpanan di bank) yaitu dana yang disimpan pada rekening koran di bank-bank umum yang sewaktu-waktu dapat dipergunakan untuk melakukan pembayaran dengan perantara cek, bilyet giro, atau perintah membayar. Uang giral dikeluarkan oleh bank umum dan merupakan uang yang tidak berujud karena hanya berupa saldo tagihan di bank.
- Uang bernilai penuh, yaitu uang yang nilai bahannya (nilai intrinsik) sama dengan nilai nominalnya.
- Uang tidak bernilai penuh, yaitu uang yang nilai bahannya (nilai intrinsik) lebih rendah daripada nilai nominalnya.
- Uang sebagai alat tukar umum. Uang berfungsi sebagai alat tukar umum apabila uang dipergunakan untuk membeli atau mendapatkan barang dan atau jasa. Contoh: kamu membeli buku dengan uang (uang ditukar dengan buku).
- Uang sebagai satuan hitung. Uang merupakan satuan ukuran yang digunakan untuk menentukan besarnya nilai atau harga suatu barang dan jasa. Dengan adanya uang, kamu mudah menentukan nilai suatu barang. Contoh: harga sebuah kalkulator Rp150.000,00, harga sebuah buku Rp20.000,00, dan sebagainya.
- Uang sebagai alat pembayaran
- Uang sebagai alat untuk menabung
- Uang sebagai pemindah kekayaan
- Uang sebagai pembentuk/penimbun kekayaan
- Uang sebagai alat pendorong kegiatan ekonomi
- Nilai Nominal. Nilai nominal uang adalah nilai yang tertera/tertulis pada setiap mata uang yang bersangkutan.
- Nilai Intrinsik. Nilai intrinsik uang adalah nilai bahan yang digunakan untuk membuat uang.
- Nilai Riil. Nilai riil uang adalah nilai yang dapat diukur dengan jumlah barang dan jasa yang dapat ditukar dengan uang itu.
Dilihat dari penggunaannya, nilai uang dibedakan menjadi nilai internal uang dan nilai eksternal uang.
- Nilai internal uang. Nilai internal uang adalah daya beli uang terhadap barang dan jasa.
- Nilai eksternal uang. Nilai eksternal uang adalah nilai uang dalam negeri, jika dibandingkan dengan mata uang asing, yang lebih dikenal dengan kurs.
SEMOGA BERMANFAAT :)








0 komentar:
Posting Komentar